Oleh: Maman Electro | April12,2010

Perinsip cara kerja CRT TV.


Seperti yang kita ketahui tabung gambar merupakan salah satu komponen TV yang sangat vital. Banyak kerusakan-kerusakan pada TV salah satu yaitu tabung.
Ketika saya sedang mencari-cari sedikit tentang tabung TV,ini aku sempat mengunjungi salah satu blog yang membahas tentang masalah tabung CRT padaTV dan menurut saya ini adalah artikel yang paling bagus,maka saya akan kembali pula mengulas juga diposting,Perinsip kerja CRT TV.karena menurut pengalaman saya dan menggunakan bahasa saya sendiri.
Rekan-rekan teknisi mungkin sering kali menghadapi kerusakan pada TV seperti gambar dibawa ini;

Gambar tersebut diatas diakibgtkan oleh salah satu atau dua warna yang tidak seimbang atau tidak ada sama sekali,karena tabung gambar terdiri dari 3 komponen warna dasar yaitu RGB (R=merah-G=hijau-B=biru.)

Gambar no.1-adalah gambar dengan komponen tanpa warna merah.
Gambar no.2-gambar tanpa warna hijau.
Gambar no.3-gambar tanpa warna biru.
Gambar no.4-gambar tanpa warna merah dan hijau.
Gambar no.5-gambar tanpa warna biru dan merah.
Gambar no.6-gambar tanpa warna hijau dan biru.

Gejalah kerusakan seperti gambar diatas bisa diakibatkan karena tabung gambar atau bisa juga karena ada kerusakan dirankaian CROMAH atau proses warna atau juga dirangkaian PCB CRT soket.
Gambar normalnya seperti gambar dibawa ini;

Bagaimana cara mengetahui kesehatan atau cara mengukur tabung gambar dan bagai mana pula caranya agar tabung yang sudah lemah bisa disegarkan kembali.berikut ini akan aku ulas tips dan trik yang sederhana.

Sekilas Tabung Gambar/CRT.
Tabung sinar katoda merupakan sebuah tabung penampil yang banyak digunakan dalam layar komputer, monitor vidio,televisi dan osiloskop.
CRT dikembangkan dari hasil kerja Philo Farnswarth yang dipakai dalam seluruh pesawat televisi sampai ahir abat 20,dan merupakan dasar perkembangan dari layar plasma LCD dan bentuk teknologi TV lainya.

Tabung sinar katoda pada pesawat televisi 14″.

Versi paling awal adalah CRT sebuah dioda katoda dingin,Sebuah modifikasi dari tabung Crooks (sinar-x) dengan layar dilapisi fosfor kadang kalah disebut tabung braun.Sinar katoda adlah aliran electro kecepatan tinggi yang pancarkan dari katoda yang dipanaskan dari sebuah vakum.
Dalam tabung sinar katoda elektron-elektron secara hati-hati diarahkan menjadi pancaran,dan pancaran ini di defleksi oleh medan maknetik untuk men-Scan. Permukaan diujung pandang (anode) yang sebaris dengan bahan bahan berfosfor biasanya berdasarkan atas logam transisi atau rare eart. Ketika elektron akan menyebabkan timbulnya cahaya untuk lebih jelasnya. Kita bisa melihat pada salah satu contoh gambar dibawa ini;

Cara kerja adalah mula-mula katoda tabung dipanaskan oleh pin heater sekitar 6v AC hingga elektron mudah ditembakkan, elektron ini diarahkan oleh magnetik D-Y yoke ke arah permukaan tabung yang dilapisi oleh fosfor RGB; Red,Green,Blue. Elektron-elektron ini akan ditembakkan sesuai dengan input, pada kaki-kaki katoda tabung gambar. Dalam hal ini yang berhubungan langsung dengan bagian IC vidio AMP/Transistor penguat akhir pada PCB CRT. Apa bila lapisan katoda dipanasi maka permukaan katoda dengan mudah melepaskan electron-electronya.Dalam teori listrik yang bisg berpinda atau bergerak adalah electron.Bagian electron guns akan menembakkan elektron sesuai inputan,apabilah electron ini bertabrakan dengan lapisan fosfot yang berada di bagian depan CRT (screen) fosfor tertembak,elektron akan berpendar,maka kita melihat warna didepan TV.Tabung elektron-elektron ini tentu saja tidak asal-asalan ditembakkan begitu saja,namun terlebih dahulu di defleksikan oleh deflection yoke.itulah proses dasar pembentukan gambar pada TV.


Responses

  1. Tanya
    Trus apa dan bagaimana peranan f0kus n anoda ke 2 gan?.
    Jika di pin fokus crt keluar percikan api/sprt ada kbocoran smentara yg lain smua normal, kira2 apanya gan? n mungkin tabung crt bocor? Thx atas jawabannya..

    Jawab

  2. jika di pin fokus ada loncatan api ke mungkinan karna short-nya G2 dengan G1 untuk melepaskanya cabut dulu soket CRT dari tabung CRT lalu masukan langsu sisa tegangan flback ke pin fokus.
    perhatian : awas hati-hati tegangan tinggi

By: Adit lessai on Juli22,2010
at 9:26 pm

Balas

  • Tanya
    informasi sobat sangat membantu saya, baru2 ini kami memanfaatkan monitor komp. di kantor untuk dijadikan tv, tetapi setelah mesin tv merk WCOM 14/21 dipasangkan pada monitor komp. tentu dengan sedikit perubahan pada pin crtnya, tak bekerja dengan sempurna, layar gelap suara besar dan tak terkontrol, serta menimbulkan bau angus pada komponen dibelakang crtnya. tolong sekali lagi penjelasan tentang instalasinya brow….
    thank….

    Jawab

  • Untuk pin CRT harus disesuaikan dulu kalau tidak sama. Dan perlu juga anda tahu kalau monitor komputer pada yoke-nya harus di modifikasi dulu, kalau tidak mau repot sekalian ganti dengan yoke (konde)
  • By: kamharsmaba on Juli20,2010
    at 6:37 pm

    Balas

  • nice info

    By: zerobeat ceria on April12,2010
    at 1:22 am

    Balas


  • Tinggalkan Balasan

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Kategori

    Ikuti

    Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

    Bergabunglah dengan 157 pengikut lainnya

    %d blogger menyukai ini: